Menurut salah satu pedagang bernama Tono yang biasa berdagang di jalan Kota Bumi, Kebon Melati, Tanah Abang mereka merasa tidak di manusiakan."Kalau tidak dibongkar sendiri, maka petugas Pol PP akan membersihkan dan kerusakan tidak ditanggung,"kata Tono menirukan bunyi surat peringatan Camat Tanah Abang. Surat tertanggal 9 Oktober yang ditandangtangani oleh Hidayatulah oleh pedagang dianggap ancaman yang semena-,mena dan pedagang kaki lima merasa tidak dimanusiakan."Kita ini pendukung Jokowi,kita maunya ada dialog seperti pak Jokowi di Solo menggusur dengan manusiawi,"katanya. Para pedagang kaki lima sendiri menurut surat camat Tanah Abang melanggar Perda 8 tahun 2007 yang membuat dagangan diatas saluran/badan jalan.Sampai saat ini Camat Tanah Abang belum bisa dikonfirmasi mengenai penggusuran yang akan melibatkan satgas Gabungan Kecamatan Tanah Abang dan Walikota Jakarta Pusat.
sumber
No comments:
Post a Comment