Raker itu dijadwalkan digelar Rabu (24/10) malam. "Ini DPR dipandang lebih rendah dari sapi apa," kata Wakil Ketua Komisi VII, Ahmad Ferial dihadapan peserta rapat.
Ahmad menuturkan bagaimana bisa mantan Direktur Utama PLN tersebut lebih pilih mengurusi sapi daripada bertemu dengan DPR. Padahal rapat tersebut digelar untuk mengklarifikasi hasil laporan BPK terkait kerugian PLN di 2009 dan 2010 sebesar Rp 37,60 triliun.
Karenanya, Komisi VII akan meminta Presiden memberi izin agar Dahlan tidak diikutsertakan dalam agenda negara, jika jadwal Dahlan berbenturan dengan pemanggilan DPR. "Akan ada surat yang kita tembus ke Presiden," kata anggota Komisi VII, Effendi Simbolon.
Effendi mengatakan ini dilakukan agar Dahlan tak punya alasan untuk tidak datang ke raker bersama Komisi VII. "Ini masalah serius. Jadi jangan main-main," tegasnya.
Sebelumnya DPR dijadwalkan melakukan raker dengan Menteri BUMN, Menteri ESDM RI, BP Migas, BPH Migas, Dirut Pertamina (Persero), Dirut PT. PLN (Persero) dan Dirut PT. PGN (Persero), Rabu malam. Namun karena Dahlan tak datang rapat diundur hingga selesai reses.
sumber : http://www.republika.co.id/berita/na...aker-demi-sapi
nyadar juga ni anggota dewan...kayak sapi
No comments:
Post a Comment