Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan inspeksi mendadak yang dilakukan ke sejumlah tempat bukanlah pencitraan. Sidak itu merupakan upaya memperbaiki kondisi Jakarta.
"Yang dimaksud pencitraan itu seperti apa? Kalau pencitraan kan media yang saya ajak. Lah ini kan mereka (media) yang mau ikut," kata Jokowi di Jakarta, Rabu 24 Oktober 2012.
Jokowi mengaku tidak menghiraukan semua tudingan yang menyebut semua aksinya itu hanya upaya pencitraan. Namun, dia mengaku berterima kasih kepada semua pihak yang mengkritisi aksinya. Dia menganggap kritik itu sebagai masukan.
Mantan Walikota Solo, Jawa Tengah, ini juga tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang tidak senang dengan gaya kepemimpinannya. Termasuk, kegemarannya turun ke lapangan daripada berdiam di kantor. "Lah suka-suka saya dong, saya sukanya di lapangan," katanya.
Dalam minggu-minggu awal masa jabatannya, Jokowi memang melakukan sejumlah kunjungan ke sejumlah tempat. Termasuk ke sejumlah kecamatan dan kelurahan. Dalam inspeksi itu, Jokowi mendapati para pegawai di sejumlah kelurahan dan kecamatan belum datang ke kantor. Padahal, waktu Jokowi sidak itu telah memasuki jam kerja. (eh)
sumber
banyak yang sirik pak
No comments:
Post a Comment