Eva menambahkan temuan fasilitas penjemputan bus dari pemondokan ke Masjidil Haram kondisinya membatasi akses jamaah Indonesia. Meski bus menurutnya telah disewa dan dipasangi stiker Indonesia, faktanya jamaah negara-negara lain lain terutama jamaah dari negara-negara Afrika yang berbadan lebih besar sering menyerobot,yang membuat jemaah Indonesia pun harus mengalah.
â??Ini diperparah dengan kondisi akses jamaah Indonesia terhadap transportasi semakin terbatas karena jumlah ketersediaan bus yang disewa kemenag juga memang tidak mencukupi kebutuhan,â?? ujar Eva.
Terhadap kondisi pelayanan transportasi yang memburuk ini, Timwas memandang perlu untuk mengevaluasi kontrak menag dengan perusahaan-perusahaan bus.
â??Merupakan kebutuhan untuk mencantumkan specifikasi kendaraan dalam kontrak termasuk sekaligus usulan untuk memperkerjakan sopir-sopir TKI demi perbaikan akses jamaah terhadap fasilitas bus yang tersedia.Penyewaan bus adalah kewenangan sepenuhnya dari menag,â?? tegasnya.
sumber
No comments:
Post a Comment